Dingin ..
tak menggugahku untuk sejenak menyapa pagi ..
tak juga menggelitikku untuk sekedar tersenyum padanya
tak jua melelapkan mata yang sedari malam terkantuk, hingga terangguk angguk ..
Dingin ..
membutakanku melihat sisi dunia yang sama
Dunia dengan putaran kesibukannya
Putaran dengan ambisi dan semangat yang selalu berbeda
Tak kutemukan sedikit kehangatan pagi, yang biasa mengetuk pintu pintu kamar ini
Yang selalu rajin, ketika sinarnya membangunkan ..
Yang selalu terabaikan, ketika rutinitas itu adalah sebuah tugas dan keharusan
Agh .. masih malu malu kah dirimu wahai matahariku?
Masih tersembunyi, ataukah enggan ..
Ketika harus berlawanan dengan hujan hujan yang datang dengan amarahnya?
Dengan petir petir terselubung diantaranya?
Dengan mendung mendung tebal lagi murka ditampakkannya?
Adakah pelangi yang kau sisakan untukku?
Ketika dirimu tak jua menghampiri?
Adakah warna warni permainanmu, yang kau petikkan bagai irama harpa mengalun?
Ketika kunanti sore tiba, tak juga lembayung hadir, sekedar mengecup pipiku yang sepi
Kemana kehangatan itu kau bagi kini?
Wahai matahariku yang redup lagi tersingkirkan ..
Sinarmu terik ketika raja siang mengagungkan dirinya ..
Sinarmu hangat kurindu ketika pagi, membuka tabir malam .. dan mendung menguasai dunia.
Agh ...
Kunanti rintik rintik hujan itu, sanggup menyampaikan pesan pesan damaimu
Pesan tentang kehidupan
Pesan tentang mata mata penuh cinta
Penuh rasa dan pelukan Bunda
Kunanti dirimu dengan senyum pagi itu .. dan sambut aku diantara gorden kamarku yang tebal ..
2011_06_08 Tepat 32 Minggu
-
Lama juga, aku tidak menulis lagi di blog ini. Banyak hal yang terjadi ..
banyak hal yang berubah. Kegiatan ku pun makin terisi dengan istirahat
panjan...
13 tahun yang lalu
5 Says:
bukankah dingin telah juga mengecup pipimu yang sepi itu...mereka itu sahabat-sahabat yang ingin menghiburmu...mereka bergantian dan tidak saling berebut untuk setia mendatangimu...
setuju akuh sama komen na Lazuardi :) taku lebih suka memakai kata mentari untuk menyebut matahari hehe
@Mas Hari:
Thanks mas .. mm kalimat kalimatnya indah .. romantis lagi .. so sweet
@perahu kertas:
He he .. matahari ada diskon, kalo mentari diskonnya cuma di pulsa. Canda dink .. he he
matahariku bersembunyi...
di celah awan yang gelap...
Jika hari ini dibutakan mataku...
Maka esok tiada lagi sinar mentari buatku.
Salam dari Malaysia.
See you around.
@lunaticg:
Romantis .. so sweet ..
Posting Komentar