Jumat, 14 November 2008

Aku ..




aku .. bukanlah bocah kecil yang beriak riak kecil memekikkan kegirangan
aku .. bukanlah bocah sayu yang lemah menerpa ketika lelah menghampiri
aku .. bukanlah bocah lugu yang menunggu untuk dituntun dan ditemani ketika sepi
Walau .. kebersamaan itu tetap kubutuhkan bila hati ingin berbagi

aku .. bukanlah sosok yang mendengar lagi pantang bersuara
aku .. bukanlah sosok yang menulis lagi pantang untuk bercerita
aku .. bukanlah sosok yang tertidur lagi pantang untuk bermimpi
Walau sesaat, aku butuh kesendirian dan menekuni diri ..

Wahai manusia manusia yang melihatku jauh dengan mata yang tertutup
Janganlah kau memandang wujud serupa dan sama untuk ketidak sempurnaan
Janganlah kau menyaksikan sisi sisi lemah lagi tanpa makna, untuk kau simpulkan sejenak
Dan janganlah kau memutuskan sepihak untuk sesuatu yang belum kau ketahui ..

Karena diantara ketidaksempurnaan, kau temukan keunikan
Diantara kelemahan kau temukan kebijaksanaan
Diantara kegelapan, kau temukan kesederhanaan
Dan diantara ketidaktahuan, kau temukan kekayaan ..


Posted 1st in Forum. Nusa4

Cinta





Cinta ..
adalah cahaya dihatimu
adalah cahaya yang memenangkan hatimu
adalah cahaya yang menenangkan sudut sudut hatimu ..

Hingga terjaga ..
Terdiam ..
Terduduk dan membisu

Cinta ..
Begitu banyak goresan cerita, tertulis dan tersirat
Begitu banyak puisi dan tangisan, berwarna dan suram
Begitu banyak senandung dan pilu, perih dan lelah

Hingga terjaga ..
Terlamunkan
Terantuk dan tertunduk

Cinta ..
Sebuah lukisan yang khan kau kenang
Indahnya ..
Bentuknya ..
Warnanya ..
Sinarnya ..

Oleh cahaya cahaya hatimu
Oleh kebesaran jiwa jiwa yang merengkuh santun
Oleh tutur tutur bahasa yang bijak lagi terindah
Oleh kata cintamu yang tulus lagi memberi


Posted 1st in Forum. Nusa 4

Ajarkan kepadaku Bunda




Ajarkan kepadaku Bunda ..
Tentang tangan tangan yang dulu kau rengkuh untukku
Tentang bait bait lagu yang kau nyanyikan untukku
Tentang puisi puisi penuh doa yang kau haturkan untukku

Perlihatkan kepadaku Bunda ..
Apa yang kau lihat ketika dunia berpelangi dan membentangkan lembayung di ufuk ufuk yang berseberangan
Apa yang kau rasa ketika harapan harapan yang tertanam kini mulai terabdikan untukmu
Apa yang kau katakan kelak, ketika aku hadir disini begitu jauh darimu, namun terasa dekat di hatiku

Tuturkan kepadaku Bunda ..
Langkah langkah yang kau tatihkan untukku hingga ku mampu berdiri kini
Indahnya gemulai tangan tanganku meraih hingga ku mampu mematung diri memohonkan doa untukmu
Sesayup bahasa yang kau tuliskan perlahan, hingga ku mampu membaca dan menyandingkan puisi untukmu

Semoga kau pahami aku Bunda ..
Aku selalu untukmu ..


Posted 1st in Jendela hati

Riak Riak Ombak





Beriak .. dan beriaklah ombak ombak yang menepi
Menemani sisi sepi sosok manusia yang merindukan sentuhan
Menemui sapa sapa girang sosok manusia yang bermain
Memandikan gemuruh tawa yang riuh hingga ke tepian

Beriak .. dan beriaklah ombak ombak yang membawa cerita
Temukan kehangatan yang terbawa dari tengah lautan
Nyanyikan deburan deburan yang enggan berhenti berkumandang
Hingga langkah langkah kaki pun sudi menjemput diantaranya

Dan kudalami arti kedamaian disana
Yang tak memilih siapa pun
Yang tak perduli siapa pun

Dan kulihat arti kebersamaan disana
Yang menarik sisi sisi diam diantara sudut pesisir
Yang menyimpul sebersit kenangan diantara waktu waktu yang sesaat
Yang menuliskan halaman kisah kisah tawa dan gembira diantara jiwa yang terlepas tanpa beban

Dan kutatap gemercik air air yang terlempar
Seakan membagi suasana yang kian terik
Seakan menegur sepi dan sendiri yang tengah bersemedi

Rabu, 10 September 2008

Diam





Diam ..
Apa yang ada dibenakmu?
Tak satupun mampu menebaknya
Tak satupun mampu menuliskannya ..

Diam ..
Dan hanya hati yang berbicara
Dan hanya hati yang bergumam, berteriak dan menangis
Dan hanya hati yang pilu, gembira atau ingin melompat kegirangan

Diam ..
Beribu bahasa kau simpan disana
Dan tak ingin berbagi dengan sapa sapa ramah yang mengamati

Posted 1st in Forum. Nusa 4


Selasa, 26 Agustus 2008

Siapakah aku ??




Aku ..
Siapakah aku ??
Tak satupun yang mampu mengerti aku .. kecuali dirinya
Tak satupun yang mampu menebak isi hatiku .. kecuali dirinya
Tak satupun yang mampu mengisi tulisan tulisan puisiku .. kecuali dirinya

Aku ..
Siapakah aku??
Seribu manusia menganggapku tak ada
Sejuta orang mengganggapku tak bisa
Semua mata memandangku tak pantas

Aku ..
Siapakah aku ??
Tak satupun yang mampu membuka tabir diriku .. kecuali dirinya
Tak satupun yang mampu melihat lurusnya mataku melihat .. kecuali dirinya
Tak satupun yang mampu memahami ucap kata kataku .. kecuali dirinya

Dan aku ..
Masih bertahan dengan diriku
Walau semua menantangku untuk berkata, berteriak .. mencaci .. dan membusungkan dada
Dan aku ..
Masih bertahan dengan biasaku
Walau semua memicingkan separuh pandangan dari sebuah keberuntungan yang kunikmati ..
Dan aku ..
Masih bertahan dengan doaku
Walau perih dan luka sepenuhnya ku bingkiskan di depan
Dan kubiarkan ia tumbuh liar .. agar tak membebani diriku

Posted 1st in Blogfam


Rabu, 13 Agustus 2008

Aku ingin Pulang ..




Aku ingin pulang ..
Melepas kerinduan yang tak tertahan
Melepas kepenatan yang menggulungku erat
Melepas kebisingan deadline yang menghunjamku "harus"

Aku ingin pulang ..
Meninggalkan sejenak peluhnya dada ini berdetak
Meninggalkan sembilu yang mengucur pelan menyisakan kekecewaan
Meninggalkan lelah yang menidurkanku hingga pagi yang membosankan

Aku ingin pulang ..
Melalui jalan jalan tanah tanpa alas
Melalui tepian kali kali deras yang bertepi rerumputan
Melalui tapak tapak jalan yang bersisa lumpur

Aku ingin pulang ..
Menghirup udara udara kehangatan
Mendengar nyanyian saudagar yang mengayuh sepeda beriringan
Memandang petani yang menyapa ramah disela sela keringatnya

Aku ingin pulang ..
Dalam kesendirianku memandang hidupku
Memandang jauhku ..
Memandang langkahku ..
Dan inginku .. hingga lamunanku pun terhenti ..

Sebutkan Satu ...




Sebutkan satu doa ..
Yang membuatmu akan terlelap dan terlupa
Sebutkan satu pinta ..
Yang menenangkan lagi menidurkan

Sebutkan satu kata ..
Yang teragungkan oleh umatNYA
Sebutkan satu hati ..
Dimana ia mengganggu tidur malammu yang tersisa

Sebutkan dan sebutkan kegelisahan itu
Bila ia mampu melepaskan penat yang menyesakkan
Sebutkan dan sebutkan kegalauan itu
Bila ia mampu melepaskan kekusutan benang benang yang kau biarkan selama ini

Sebutkan .. dan hela nafasmu
Sebutkan .. dan tidurkan mata itu
Sebutkan .. dan hitung ia beberapa ucap
Sebutkan .. dan biarkan malam menjagamu

Pagi ...





Pagi ..
Kau temukan indahnya matahari
Sesayup lembayung membuka warna warni nya
Sesayup suara burung melirikan sebait nada nada cintanya
Sesayup embun berjatuhan, membangunkan sisi yang lemah terlena

Pagi ..
Kau temukan indahnya sejuk yang berbicara
Sesayup suara langkah langkah manusia bergegas beranjak
Sesayup suara gempita riang mereka mencari impian
Sesayup aroma kopi mendesah di keheningan

Pagi ..
Kau temukan cahaya
Yang sejenak beristirahat ketika gelap memayungi
Yang sesaat meneriakkan sapa sapa sayang lagi menyemangati
Yang sesaat membangunkan jiwa untuk kembali mengacungkan jemarinya

Pagi ..
Tak akan ada sedih
Tak akan ada gundah gulana yang menyerupai
Tak akan pula ketakutan hari kau jumpai

Sepi ...





Sepi ..
Adakah kau merenungkan dirimu?
Berbicara tentang hati dan tangan tanganmu berbuat
Berbicara tentang langkah ketika kaki kakimu berlari ..

Sepi ..
Semua cerita hari seakan terbuka kembali dalam jendela
Terpampang jelas memutar ulang setiap detik yang terjadi
Mengenang kembali, salah dan dosa yang telah terukir

Sepi ..
Tak akan membuatmu gelisah ..
Tak akan membuatmu berlari atau ingin teriak
Tak akan membuatmu panas dan lelah menghabiskan sisa malam

Sepi ..
Kau tuliskan ayat ayat renungan
Yang melenakanmu untuk menangis dan mengelukan nama NYA
Yang menidurkanmu dalam kedamaian yang panjang

Sepi ..
Ketika kau merasa sendiri
Ketika DIA selalu disisimu ..

Senin, 11 Agustus 2008

Sampaikan salam untuknya ..





Sampaikan salam untuknya ..
Ketika hati kian berdebar dan jantung berkata ingin
Ketika mata kian dekat dan hati merindukannya
Ketika tangan mengayun menggenggam dan langkah kaki beriringan

Sampaikan salam untuknya ..
Lewat malam yang tak bertuan
Lewat bulan yang teduh memayungi
Lewat bintang yang mengedipkan kilaunya
Lewat kunang kunang yang menghampiri lagi bersahutan

Sampaikan salam untuknya ..
Lewat mimpi yang panjang nan indah
Lewat doa yang tersebut perlahan
Lewat cinta .. ketika bibir tersungging senyuman ..


Jiwa yang Rapuh





jiwa itu rapuh ..
Ataukah kau tak punya lagi nyali nyali yang bercerita
Tentang asa ..
Tentang dunia ..
Tentang bulan ..
Atau matahari

Jiwa itu rapuh ..
Benarkah?
Ataukah kau tak punya lagi bait bait bahasa yang bersenandung cinta
Tentang jemari yang mesra
Tentang mata mata yang bersahaja
Tentang langkah langkah yang berpenghuni

jiwa itu rapuh ..
Sesaat menunggu waktu yang kian membusuk
Tanpa coretan hidupmu yang bisa dikenang
Tanpa tulisan bukumu yang bisa kau perjuangkan
Tanpa gemercik air yang menyempurnakan kelelahanmu

Jiwa itu rapuh ..
Kenapa kau biarkan ia hidup diantara impian dan ambisi ..


Kamis, 07 Agustus 2008

Puisi Patah Hati




Jauh kau pandangi jarak yang terbenam
Di tepi dermaga itu ..
Sebuah kisah kembali terulang oleh angan anganmu ..
Jauh kau mencari sisi yang hilang ..
Di tepi dermaga itu ..
Sebuah perca perca kembali kau coba susun demi sebuah pigura

Apa yang kau cari .. sahabat
Sebuah luka yang semakin membuka lebar
Sebuka perih yang semakin tergores merah
Sebuah jawaban yang kau gantungkan "kenapa"

Kisahkan cerita pahit itu sebuah narasi yang manis ..
Disana pernah ada cinta ..
Disana pernah ada rindu ..
Disana pernah ada sayang ..
Kisahkan cerita pilu itu sebuah cerita yang bijak
Dan jangan kau coret merah, tanda amarah yang tak bertuan

Cinta adalah hatimu
Disana khan kau temukan hati yang beriringan
Disana khan kau temukan jawaban jawaban yang yang bersahutan
Disana khan kau temukan jiwa jiwa yang bersahabat

Dan bila waktunya ..
Hari ini hanyalah cerita
Hari ini hanyalah halaman yang sejenak terbuka
Hari ini .. kau tinggalkan senyummu untuknya .

Rabu, 30 Juli 2008

Katakan apa yang ada di hatimu ..




Katakan apa yang ada di hatimu ..
Kekalutan ..
Ketakutan ..
Kekhawatiran ..
Semua bergemuruh disana, menghunjam .. memberontak ..berteriak .. dan berlari ..

Katakan apa yang tertera di kepalamu ..
Kekalutan ..
Ketakutan ..
Kekhawatiran ..
Semua ingin marah, menangis, .. berlindung dan bersembunyi ..

Genggam sebutir hati yang kau tekan dengan kerasnya
Dan lihatlah .. ia memerah hingga membuncah pecah
Menyisakan buih buih perihmu dan tangis yang terserap oleh tanah .. jatuh seketika

Genggam sebutir hatimu yang kau rasa dengan pelan
Dan lihatlah .. ia berdetak kembali hidup dalam lembutnya tangan tangan penuh kasih
Menyisakan bulir bulir kehidupan yang terus bangkit hingga bertahan

Tundukkan dirimu sejenak ..
Dan tanyakan .. ada apa dengan diriku?
Dan ucapkan .. apa mauku?
Dan sebutkan .. apa jalanku ?
Tundukkan semua tuntutan itu ..
Dan tanyakan .. tentang kedamaian
Dan ucapkan bait demi bait doa
Dan sebutkan pesan pesan yang terlupa untukNYA

Hingga keteduhan menghampiri
Dan kau sanggup terduduk menghela panjangnya nafas yang tertahan
Hingga kepasrahan menyentuhmu
Dan kau sanggup terlelap dalam mimpi mimpi panjang yang menjagamu


Posted 1st in Rumah Blogger

Teruslah Melangkah ..




Teruslah melangkah .. kemana kaki itu hendak berkunjung
Teruslah berpijak .. meninggalkan seribu jejak yang bermakna
Jangan kau tawarkan bosan dalam kehidupan mu yang sendu
Jangan kau sandingkan bosan dalam kebohongan yang sementara

Renungkan sejenak .. hati kecil yang tengah bergumam
Tundukkan sekejap .. raut wajah yang lelah penuh pilu
Pejamkan sejenak semua kekalutan yang nyata mengguruimu
Lepaskan serentak .. semua kebisingan hatimu

Aaagggghhhhhhhh .. dan bebaskanlah semua ikatan yang menderamu ..
Saksikan seketika semua warna warna dunia pun kilat berubah
Mengajakmu melihat dunia antah berantah diluar sana
Menarikanmu impian impian yang selama ini tersembunyi

Lupakan semua kalimat perpisahan yang menggundahkan
Lupakan semua bait bait ketidakpercayaan yang menjatuhkan irama dirimu
Lupakan semua penjelasan yang kelak tak akan kau temukan dimana
Lupakan semua kebodohan diri yang melemahkanmu hingga tersungkur

Hela nafasmu panjang .. dan terbuka ..
Disana mereka masih menantimu melukis langit langit lembayung sore
Disana mereka tetap mengharapmu mengubah cerita pelangi hari ini
Disana mereka akan selalu menerima gelak tawamu yang gemerlap

Dan kau temukan dirimu yang sesungguhnya ..
Yang sederhana namun memukau
Yang santun lagi berbahasa
Yang lembut pula bercerita ..
Yang setia mendampingi hari hari panjang penuh kesabaran ..

Adakah kau mampu ? :jagoan:


posted 1st in Rumah Blogger

Puisi Berbalas

Puisi berikut adalah balasan balasan puisi beberapa teman yang saling berbagi tentang isi hatinya. Seperti biasa, ini terbagi buat siapa saja yang bisa memberi makna berbeda kepada tulisan tulisan yang selalu berbeda ..

Posted 1st in Rumah Blogger




Inikah ungkapan buah kepasrahan?
Ataukah keputusasaan yang tak berkesudahan?
Inikah ungkapan penyesalan?

Ataukah kelemahan yang terabaikan?


Adakah dunia akan segelap yang kau bayangkan?

Ketika matahari terik menyinari dan peluh membasahi


Ketika lalu lalang hiruk pikuknya menggeluti dunia

Ketika tangis bayi tak hentinya meminta sebuah perlindungan

Ketika begitu banyak tangan meraih impiannya


Adakah seorang manusia disini terbujur kaku dengan kemelutnya

Bila mata tertutup dan enggan melih
at
Bila ketakutan akan takdir menghantui tiap detik yang berjalan

Bila mimpi yang tersusun akhirnya hilang, bengis tak berwujud

Adakah kau lihat harapan harapan kecil dipelupuk mata itu

Kau biarkan mereka berlari berhamburan di rebut mimpi mimpi yang bermasa depan

Kau biarkan mereka layu sebagian ketika perjuangan pun terendap endap lalu hilang

Kau biarkan mereka memayungi diri dengan rasa kasihan


Semua akan mati ....

Tapi itu bukan alasan untuk berhenti !!

Itu bukan alasan untuk menghindar ataupun lari dari kenyataan ..

Semua akan meninggalkan kenangannya ..

Tapi itu bukan alasan untuk tersudut dan mati seketika

Itu bukan alasan untuk menggemakan kesedihan


Adalah dirimu yang berdiri diambang pintu yang terbuka

Memilih maju, diam atau mundur perlahan
Adalah dirimu yang merentangkan tangan mencari keseimbangan hati

Memilih tegak, duduk atau jatuh perlahan ..




Tataplah mataharimu dengan tegar
Walau tak setegar tulisan tulisan yang terus menyemangatimu
Tataplah mataharimu dengan terang
Dan kau temukan begitu banyak jalan yang terbentang

Tataplah mata mata di luar sana yang jatuh bangun mencari kesempatan
Tataplah tangan tangan kecil yang berpegangan mencari kekuatan
Tataplah langkah langkah tertatih penuh luka mencari teduh untuk bernaung
Tataplah kemungkinan kemungkinan lain yang tak pelak lagi memberimu pilihan

Tataplah pagi nan indah dengan embun yang berjatuhan
Sentuhlah sebutir dan lihatlah kebeningan disana
Tataplah hatimu yang peluh dan lelah oleh perjuangan
Sapalah sejenak dan sebutkan keinginan yang tersimpan

Tataplah terbitnya mataharimu dengan segenap permintaan yang masih tertunda
Raihlah timurnya .. seakan kamu sanggup menggenggamnya
Tataplah terbitnya hatimu dengan segenap impian impian yang tertunda
Raihlah keyakinannya .. seakan kamu sanggup memenuhinya

Berjalanlah, Hai Musafir ..





Berjalanlah ..
Berjalanlah kemana kaki kaki itu hendak melangkah
Berjalanlah dan jangan kau hiraukan dunia yang melemahkan
Berjalanlah dan petik warna warni kehidupan yang kau lihat bagai pelangi

Bukankah kau jauh menapak untuk dirimu
Bukankah kau jauh menggapai demi hasratmu
Bukan karena fatamorgana yang sesaat menyejukkan lagi hilang seketika
Bukan karena pujian atau sapaan yang kau harapkan tinggi lagi terbuka

Berjalanlah terus .. wahai musafir
Dengan keihlasan yang tak mudah .. kau tiba disana
Dengan keyakinan yang tak lekang .. kau pastikan tiba disana
Dengan kemampuan yang tak hilang .. kau khan tiba disana
Dengan ada atau tidak .. mereka menyandingmu berjalan

Karena musafir adalah dirinya
Karena musafir adalah hatinya
Yang tak pernah lepas asa oleh penolakan .. oleh kesendirian .. oleh cobaan
Yang tak pernah lepas akal oleh kesesatan .. oleh tantangan .. oleh kelelahan

Bersabarlah oleh waktu .. dan terus lah berjalan
Bersabarlah oleh diri yang tak lemah .. dan teruslah berdoa


posted 1st in Forum Nusa. 4


Kamis, 24 Juli 2008

Cinta Tak Akan Hilang





Begitu Abadi ..
Cinta tak akan hilang ..
Begitu membumi ..
Cinta akan terkenang ..

Perpisahan bukan akhir dari segalanya ..
Walau sulit untuk memulai hidup kembali
Walau perih untuk sekedar menengadah keatas dan berucap
Walau jerit dan pilu belum juga mampu berakhir

Perpisahan bukan akhir dari segalanya ..
Walau doa berunut panjang masih bergulir hangat untuknya
Walau pinta yang dalam, mengharapkannya kembali bersanding
Walau sejenak hati tak mampu berfikir tenang

Perpisahan akan membawa mu kembali kepadanya
Kepada hatinya ..
Kepada kenangannya ..
Kepada kekuatannya untukmu merajut harapan hidup
Kepada cintanya yang kau sandingkan di bahumu

posted 1st in Forum Nusa.4


Gejolak Hati

Puisi puisi tertulis, merupakan cerita panjang seorang teman yang terombang ambing oleh banyak pertanyaan tentang gejolak hatinya .. Bait demi bait bahasa yang ku hadirkan, sekedar memberi kekuatan dan menyejukkan perihnya hati.

Pertama ditulis untuk
Forum Nusa.4




Kepanikanmu .. sangat terbaca
Ketika tiap kata yang teraduk aduk menjadi khawatir yang memecah
Kepanikan itu .. meng
ubahmu
Menjadi diri yang bergelombang oleh ombak ombak tak berpendirian

Katakan dimana gemuruh itu berlabuh
Katakan dimana biduk itu kehilangan pegangannya
Dimana pula buih buih lautan
itu merusak keyakinan mu
Kekalutan itu merusak semua bentuk keteguhan mu


Redakan semuanya ..
Teriak .. dan teriakkan semu
anya ..
Hingga langit membuka diri .. hingga badai pun berhenti me
ngamuk
Dan kau lihat disana ada matahari .. yang seda
ri mengamati .. ia tertunduk

Rebahkan semua lelah itu
Rebahkan semua tanda tanda kelabu yang menyelimuti ..
Rebahkan sejenak doa yang mulai terucap dalam bait bibirmu
Dan kau temukan hangat yang menyejukkan dinginmu ..




Ia hanya menemanimu ..
Segenap perjalanan .. keraguan hanyalah kawanmu berbincang
Hingga dirimu lebih mantap menja
jaki tangga yang berdiri setengah tajam

Ia hanya mengawasimu ..
Segenap perjalanan .. kebimbangan hanyalah simbol kemenangan yang tertunda
Yang akan kau pastikan sendiri adalah keputusanmu

Dan ia akan menyingkir perlahan .. ketika kekuatanmu lebih sigap memaknai langkah
Dan ia akan mengundurkan diri .. ketika kekalutan itu sirna perlahan
Dan .. simbol pencapaian itu, hanya dirimu yang men
getahuinya




Tak akan pernah usai .. manusia dihempas badai
Tak akan pernah berhenti .. matahari memanggangi bumi
Tak akan berhenti bulan menggelapkan dunia

Lalu ..
Ini bukan saatnya menangisi nasib
Bukan pula mengerdilkan diri yang kian terpuruk ..

Atau mungkin menggarisbawahi tiap ucapan yang tak bermakna

Mereka bertutur lepas .. untuk melihatmu bersedih
Mereka menunjuk dirimu .. untuk melihat dirimu tersungkur
Mereka menghujam bathinmu untu
k menertawakan kelemahanmu ..
Adakah ini yang kau mau ??

Hanya ada cara untuk mengusir ketakutan itu ..
Dan itu hanyalah senyum ...
Katakan dengan senyum .. d
an mereka akan terpana
Katakan dengan candamu .. yang dalam namun tepat
Katakan dengan hatimu .. yang ikhlas namun bersih ..
Dan mereka akan semakin memperlihatkan keburukannya ..
sementara dirimu berjalan dengan anggunnya melewati kebingungan diantara mereka

Katakan kau bisa ..

Dengan kemauanmu .. kau bisa ...
Karena aku bisa ..
Meski sejauh apapun aku berusaha, aku tetap buruk dimata seseorang ..
Karena aku ihklas .. Dan Tuhan mendampingiku ..
Katakan kau bisa ..

_________________





Semua tinggal kenangan ..
Rasa ..
Rindu ..
Luka ..
Cinta ..

Pelukan ..
Impian ..
Cerita ..

Tak mampu ku mengubahnya, walau kurengkuh telapak ini tuk memohon

Semua tinggal cerita

Yang hanya mampu untuk di pigura kan
Sebait cerita kau sandingkan diantaranya
Sebait senyuman, kau hiaskan di tepinya

Semua tinggal cerita
Yang hanya mampu
kau toleh sesekali dalam kisah perjalananmu
Kau tinggalkan ia sepi dan sendiri disana
Kau bukukan ia dalam lembaran lembaran tak punya masa depan

Semua tinggal waktu tersisa
Yang hanya mampu menemanimu mengisi kehidupanmu yang baru
Kau langkahkan tapak demi tapak yang lebih berarti
Kau sisipkan hara
pan diantaranya hingga Takdir mengubahmu




Inikah ketakutanmu ..
Waktu belum membuka lembaran baru untukmu melihat
Buku buku tua berdebu .. belum jua menampakkan wasiat wasiat bijaknya
Adakah matahari belum juga bersinar untukmu di pagi hari ?

Inikah kekhawatiranmu ..
Dimana bumi tengah berputar tak ubahnya hari hari sebelumnya
Dimana burung beterbangan mencari perlindungan dengan kelompoknya
Dimana suara jangkrik tetap begitu indah di kala malam mencekam
Adakah dirimu melihat begitu banyak perubahan ?

Inilah dirimu yang masih berpijak .. pada kegelisahanmu
Tak beranjak pergi menelusuri indahnya keb
un kebun bunga yang tetap merekah
Tak beranjak membuka lembaran tirai yang kian usang oleh kesedihan yang berkepanjangan
Tak beranjak menghirup udara segar, sehangat sinar yang memasuki tubuh yang terluka
Adakah dirimu, ta
k jua membaca dirimu ?

Buang semua kegetiran itu .. dalam satu kali jentikan jemari
Mainkan nada nada linc
ah .. sembari lompatan lompatan indah mewarnai hidupmu
Sapa lah dunia dalam keanggunan yang kau tebarkan untuk semut semut kecil yang berbaris
Haluskan belaian mu untuk lembutnya kelinci kelinci kecil yang bermain berkejaran
Ciptakan pelangi dalam warna warna kesukaanmu di sore hari ..

Dan kau temukan duniamu tanpa
ketakutanmu
Tanpa kegetiran yang kian menghantui dan membunuhmu
Tanpa kelemahan yang kau perlihatkan dari hari ke hari
Tanpa ragu akan dirimu yang sebenarnya

Karena dirimu begitu indah ..
Karena dirimu begitu bermakna
Karena dirimu begitu dipuja ...
Oleh dirinya yang tulus mengenalmu ..




Selalu,
Keteguhan adalah tapak tapakmu melampaui ketidakmungkinan
Kekuatan adalah imajinasi imajinasimu memainkan peranan
Kepasrahan adalah lingkaran lingkaran doa yang berselimut mengagungkan Nya.

Selalu ..
Keyakinan adalah tulisan tulisan bahasa hati yang terucap
Kepastian adalah tombak tombak kemegahan yang kau pegang mengiringi jalanmu
Ketabahan adalah dahan dahan rindang yang meneduhkanmu sesaat ..

Jauhkan semua dilema
Jauhkan semua prasangka
Jauhkan semua batas

Disini .. tak ada sedih dan pilu
Tak ada bimbang dan peluh
Tak ada arang yang terpatahkan oleh asumsi asumsi fatamorgana

Disini .. hanya ada dirimu
Hanya ada hatimu
Hanya ada .. mimpimu ..





Hatimu ..
Adalah buah kejujuran yang menenangkan
Adalah kalimat perintah yang tak terpatahkan
Adalah ketulusan tanpa imbalan

Hatimu ..
Adalah menteri menteri dalam perwakilan
Adalah kumpulan orang orang bijak yang berfikir
Adalah suara suara santun yang saling mengisi

Hatimu ..
Adalah dirimu
Adalah sebentuk keinginan yang meng acungkan jemarinya untuk berkata
Adalah sebentuk pemikiran yang menorehkan peribahasa dalam pembelajaran

Hatimu ..
Adalah jalan yang membuka banyak cabang cabang berliku
Adalah kesempatan yang merengkuhmu sekali menundukkan gelisahmu
Adalah kedalaman bahasa yang membutuhkan laut untuk mencairkannya

Hatimu tidak bergejolak
Tidak pula bertanya
Tidak pula meragu dalam langkah

Hatimu hanya ingin berfikir dan menulis
Menulis panjang tentang diri yang gelisah akan esok
Menulis kisah akan kekhawatiran yang melemahkan
Menulis narasi tentang hidup .. hidup dan hidup

Ketuklah dirimu, bukan hatimu ..
Ketuklah dan ajak ia berbincang akan tema yang terangkat
Ketuklah dan ajak ia keluar dari persembunyian
Ketuklah dan ajak ia bernyanyi dan bersuara
Ketuklah dan ajak ia menulis tentang apapun yang kau suka

Cinta

Puisi ini adalah jawaban jawaban kisah hati seorang teman yang tersandung mencari makna cinta dan tengah berdiri di persimpangan. Tanpa bermaksud membuka tabir .. hanya sekedar ingin berbagi pemahaman yang mungkin berbeda, mungkin bisa lebih dalam atau lebih luas, ketika membacanya. Pertama di tulis untuk Forum Nusa.4




Cinta tak layak sekedar dikagumi ..
Cinta tak layak sekedar kau hayalkan
Cinta tak ubahnya perjuangan yang kau tombakkan
Cinta butuh hatimu ...

Cinta bukanlah lu
kisan dalam pigura untuk mu memandang
Cinta akan kelak pergi berlalu terbawa angin yang riuh
Cinta pun belum akan kembali dengan harapan yang sama
Cinta adalah hatimu ..


Adakah cintamu ..miliknya ?
Adakah cintamu .. adalah
kekagumannya
Adakah cintamu .. harapannya ?
Adakah cintamu .. adalah jawabannya





Cinta butuh kesabaran ..
Cinta butuh pembelajaran ..
Tak semudah ketika membu
ka buku buku nan bertuah
Tak semudah ketika meng
hapal kalimat kalimat panjang yang terdefinisi

Cinta butuh pencarian
Cinta butuh waktu ..
Tak semudah ketika kau datang, kau lihat dan kau petik
Tak semudah ketika menunggu, menunggu dan terus berharap

Cinta butuh kesiapan ..
Cinta butuh kematangan ..

Tak semudah ia datang dan selalu hadir selamanya
Tak semudah hayalan, seindah kisah dongeng mahabarata (loh ?? )

Tetapkan hatimu sebelum melangkah
Tetapkan hatimu sebelum berkata
Redakan gundahmu dan biarkan berkelana sendiri
Hingga ia menemukan cintanya sendiri ..

Tetapkan hatimu pada keyakinanmu
Tetapkan hatimu pada kepasrahanmu
Redakan semua kekusutan dan biarkan benang itu terajut sendiri
Satu persatu, .. atau ia menjauh
..




Cinta datang dan pergi membawa kisah
Membawa cerita ..
Membawa narasi panjang penuh tawa, duka, sepi dan rindu

Cinta datang dan pergi membawa tangis dan bahagia
Membawa luka
Membawa doa panjang penu
h harap, ingin, pinta dan cemas

Cinta menghadirkan pensil warna warna dalam bukumu
Dalam diarymu
Dalam lukisan panjang penuh hayalan, kenangan, masa depan dan masa lalu

Cinta menghadirkan kesempurnaan dalam kedewasaanmu
Dalam jenjang umurmu
Dalam kelengkapan panjang penuh genggaman, pandangan, hati dan janji

Cinta menghadirkan kesedihan dalam birumu
Dalam mendung
Dalam ketidakterimaan panjang penuh amarah, kesal, hina dan benci

Cinta datang satu hati untukmu
Satu kisah
Satu narasi untukmu
Semua yang tertulis membawa cinta, pedih, luka, sembilu dalam kisah dan narasi panjang untukmu

Bila cintamu tertulis indah semata, .. maka ia bukanlah cinta semata
Bila cinta tertulis perih .. maka ia bukanlah cinta yang kau genggam
Bila cintamu datang tertulis indah, siapkan dirimu dengan perih yang mengakhiri
Karena cinta membutuhkan kesiapan

_________________

Jumat, 18 Juli 2008

Sampaikan Salamku ..




Sampaikan salamku untuk Bromo yang megah
Sampaikan kekagumanku untuk awan awan yang menaungi kawahnya
Sampaikan keinginanku untuk jalan jalan yang menapak lagi membuka hati
Sampaikan rasaku untuk menggapai hamparan savana yang membentang diantaranya

Dan matahari menyambut pagi dengan sahaja
Dan warna warna membuka indahnya dari kejauhan
Tiada kata yang sanggup terucap oleh dinginnya yang menggigit
Tiada lukisan yang mampu tergores oleh keagungan yang tak mendua

Dan matahari bersahabat dengan alam
Membuka pasir pasir berbisik yang tertiup oleh angin
Menyajikan seribu puisi puisi bunga edelweis yang abadi
Menyiratkan kedamaian akan kesederhanaan yang tak terjamah

Dan aku hanya memandang ..
Dan aku hanya berhayal ..
Dimana aku akan datang, tanpa janji ..
Membawa diriku dengan kekagumanku ..

Rabu, 16 Juli 2008

Renungan Terpisah ..




Ku terpaku sejenak menatap semu
Melihat bayangku di kerumunan sore ..
Begitu gusar dan ragu
Begitu dingin dan layu

Ku memandang buah keteguhan
Yang takjub pada akhir ketekunan
Begitu tabah dan tegar
Begitu sabar dan ikhlas

Akankah diriku mampu, menilai arti keikhlasan
Ketika pengorbanan, terhapus begitu saja tanpa jejak
Ketika sayang itu tulus, kupersembahkan untuknya
Ketika yang kupikirkan, .. sejauh hati ini hanya baginya

Akankah diriku mampu belajar, mengerti artinya cobaan
Ketika tamparan dan hujatan, jatuh tertumpu di tulangku
Ketika beban kian berat, membuka lebar luka yang menganga
Ketika ku harus menutupnya kembali perlahan dan menebar senyuman

Akankah diriku mampu menjadi diriku yang sesungguhnya
Ketika suasana hati harus kumainkan terpisah
Ketika tawa dan keseriusan harus sejajarkan diantara komunikasi yang masih teraba
Ketika duniaku harus kukesampingkan sejenak diantara waktu waktu yang saling mengejar

Tak mungkin akan kutemukan jawabnya
Mungkin belum saat ini, atau waktu waktu kedepan
Mungkin hanya air yang mengalir mampu membawaku mengerti
Mungkin hanya uluran tangan yang mampu meluluhkan perbedaan bahasa

Tak mungkin akan kubawa diriku disini
Mungkin aku harus berbagi peranan dunia
Mungkin aku harus mengambil satu diantaranya
Mungkin aku harus lebih bersabar


Selasa, 15 Juli 2008

Pergi .. Jauh sepi ..





Sepi ..
Apa yang kalian maknai ketika satu kalimat itu hadir?
Adakah lagu lagu berirama indah mengalun?
Adakah gelak tawa itu hadir bersama
Adakah peluk mesra itu berkumpul menghadirkan?
Adakah kehangatan itu menyajikan kenyamanan yang panjang?

Sepi ..
Itulah kata yang sedetik datang sedetik pergi
Yang bila ia menghampiri .. aku bersusah diri
Yang bila ia pergi .. aku menghadirkan senyuman di lesungku
Yang sesaat datang sesaat pergi
Yang kini datang, seolah membawanya turut pergi

Sepi ..
Haruskah ku berdamai dengan sepi?
Haruskah ku bermain seolah aku adalah sepi
Haruskah ku tetap hidup ketika sepi itu datang berkunjung?
Haruskah ku bertatap muka dan menorehkan percakapan yang bertujuan

Sepi ..
Kini ia membawa hatinya pergi
Pergi ke dalam dunianya yang membangkitkan semangatnya
Pergi ke dalam dunianya yang menyibukkan
Pergi ke dalam hatinya yang penuh dengan angan dan mimpi mimpi masa depan

Dan aku tak bisa merebut lagi hatinya
Tak bisa membangkitkan semangatnya
Tak bisa mengisi harinya yang menyibukkan
Atau menjadi mimpi mimpinya dimasa depan

Dan kini aku terpuruk menuliskan kegetiran
Menuliskan kepedihan, ketika satu hari sarat makna tak akan berarti indah baginya
Ketika satu hari sarat makna tak akan membuahkan kenangan di hatinya
Ketika satu hari sarat makna hilang tanpa bekas, di akhir sebuah janji yang pernah terucap

Pergi ... Jauhhhh .. sepi ..
Bawalah ia terbang bersamamu, bila itu membuatnya bahagia
Bawalah ia membahana ke saparuh dunia yang berkilau lagi memabukkan
Dan tinggalkan aku yang terbangun dan sadar .. ketika duniaku kembali merangkak
Ketika duniaku kembali tersusun dan terapikkan oleh tanga tanganku yang mencari
Ketika aku kembali melihat dan mulai menegakkan diri yang terhuyung oleh kesendirian

Pergi .. Jauh sepi ..
Jauhkan orang orang yang mengambil keramaian dihatiku
Jauhkan orang orang yang mengambil dunia itu dihatiku
Jauhkan serpihan serpihan luka yang mengorek kerinduanku hingga pecah dan menghilang
Jauhkan semuanya ...

Aku tak sanggup kehilangan diriku lagi


Jumat, 11 Juli 2008

Selamat tinggal seminggu yang lalu ..




Lelah ku melangkah .. kian jauh
Sejauh ku berharap banyak pada waktu ..

Lelah aku mencari harapan yang kutulis di awal awal tahun ke depan

Dan di depan ia menghilang ..


Hingga ku disini terpuruk melewati hari
Hingga ku terduduk menangisi yang terbuang
Hingga ku tak tahu harus berkata apa, menyimpan erat kisah yang berlalu
Hingga ku kuat melupakan tulisan tulisan indah yang seharusnya ada disini


Seminggu yang lalu, pun berjalan tanpa bekas

Seminggu itu .. terlihat begitu sedih ..

Seminggu itu tinggal masa lalu yang tidak dapat kubukukan

Karena tak ada cerita disana

Seminggu yang lalu .. tak akan bisa tergantikan yang lain

Seminggu yang lalu .. kian tertutup oleh beban hari hari yang meminta

Seminggu itu tinggal judul cerita yang mulai nampak pudar

Karena tak ada cerita disana


Selamat tinggal seminggu yang lalu ..

Selamat tinggal hari tanpa makna indah di tujuh tahun berjalan

Selamat tinggal awan awan yang berpayung ketika itu

Selamat tinggal bunga bunga yang bermekaran menyambut .. ketika itu


Dan aku siap melupakannya ..

Senin, 07 Juli 2008

Di mana .. kita akan terus bersama




Tak terasa .. langkah langkah tertatih mencari kesempurnaan
Tak jua terasa .. tangan tangan membiru mencari kepastian
Tak kan mungkin terasa lagi .. bila waktu sejenak terlupakan oleh impian
Dan kini .. peluh hingga kantuk meruntuhkan semua keinginan

Tak terasa .. dunia membutakan keseimbangan
Tak jua terasa .. cinta pun telah terpinggirkan perlahan
Tak kan mungkin terasa lagi .. bila Juli kian mendekat dan membawa sarat makna
Dan kini .. kau tetap hadir, mengubah semua ketakutan itu

Kau tawarkan padaku .. janjimu yang tak kan pernah padam
Kau kisahkan diriku .. rupa rupa diri yang tak kan jua tergantikan
Kau genggam hatiku .. seberat makna senyum mu yang meneduhkan
Kau rajut perjalanan itu .. seindah merah marun yang kusuka

Kau temukan aku .. disaat aku lelah mencari kehidupan
Kau lihat diriku .. serupa keunikan yang begitu membedakan
Kau iringiku aku .. sepadan kita adalah pasangan
Kau hadirkan dirimu .. sesempurna yang ku harapkan

Kau ciptakan aku .. begitu indah lagi dipuja
Kau sematkan aku .. di waktu waktu yang menjagamu
Kau sapa aku .. begitu santun lagi memanjakan
Kau buka mataku .. dengan gemerlap bintang yang bertebaran di langit gelap

Kau tatap aku .. bagai laut kejujuran disana
Kau dekatkan aku .. untuk membunuh jarak yang memisahkan
Kau ikat diriku .. mengikis hitamnya hina yang melenakan
Kau buktikan takdirmu .. bukan sekedar tulisan panjang yang telah tersurat

Tak terasa .. kita telah berdiri
Di awal narasi kisah yang masih memulai
Di tengah sulitnya terpaan yang menyabarkan
Di akhir pertanyaan panjang akan kedewasaan

Tak terasa .. kita telah bersama
Di sini .. kita akan terus berjanji
Di sana .. kita akan terus berjuang
Di mana .. kita akan terus bersama


Happy 7th annuversary .. on Today
I love you for always ..

Kamis, 03 Juli 2008

Dan Aku Mencintaimu ..



Dan aku mencintaimu ..
Dan aku menggenggam jemarimu ..

Dan aku memandang matamu yang teduh ..

Dan aku menjadi saksi senyummu yang lengkap ..


Dan aku mendampingimu ..
Menemani sisi kegelisahan lelah tidurmu

Menyaksikan sisi kemudahanmu menapaki impian yang kau pinta

Menyandingkan bait bait doa diatas bahumu
Menghadiri ketegaranmu memutuskan lingkaran kebimbangan


Dan aku menyertaimu ..

Mempersiapkan indahnya semangat hidup yang membakar

Menuliskan sisa sisa ketertinggalan yang terlupakan
Menjaga kerasnya terpaan angin yang menyakitkan

Menyanjungkan hati yang telah jatuh oleh kemunafikan


Dan aku mencintaimu ..

Oleh hidup yang selalu mempererat sarat yang menyibukkan

Oleh waktu yang selalu membuktikan buah ketulusan

Oleh badai yang selalu meluluskan peliknya cobaan

Oleh pelangi yang selalu mempercantik dunia rana

Oleh bumi yang sederhana dan merendahkan hati

Oleh Langit yang setia merestui


Dan aku mencintaimu ..

Apa yang kulakukan ..





Apa yang kulakukan ..
Bilamana suara suara mengalir begitu deras di telinga
Bilamana kalimat kalimat pisu saling membutakan

Bilamana tak ada lagi kebaikan diantara kesempurnaan manusia

Bilamana kekurangan adalah tahta diatas kepala

Apa yang kulakukan ..

Bila semua saling membisu mengungkap kejujuran

Tak perduli hati kecilnya berbicara "aaaghhhhhh"
Meneriakkan ketumpulan yang membludag lagi mengecewakan
Membisingkan ruang diri yang buta lagi emosi

Apa yang kita cari .. sebenarnya?

Sebuah pembuktian bahwa ia salah ?
Sebuah kata kata yang terucap dibelakangku .. akan kekurangan?

Aku tak perduli lagi ..

Bukankah .. kepalsuan akan luntur oleh buah kebaikan?


Tak sadarkah ..

Kita hanyalah serpihan debu tak sempurna

Kita begitu rapuh oleh waktu dan kuasa Nya

Kita begitu berbeda lagi melengkapi
Kita terdidik untuk mengingatkan lagi merangkul


Apa yang kita cari .. sebenarnya?

Ketika aku di tengah .. menyeimbangkan tubuhku demi silahturahmi yang kupertahankan


Ketika aku tak bisa memutuskan sisi sisi gelap yang kusaksikan

Ketika aku harus tersadar, menoleh kembali dan berfikir tajam


Maaf ..
Aku hanya bisa berdiri disini ..
Bermain dengan waktu, sejenak merenungkan narasi panjang yang kusut

Aku hanya bisa menuliskan perlahan kalimat kalimat indah, yang pernah kurasa

Ataupun .. menimbang nimbang kekecewaan yang juga pernah membekas


Apa yang kita cari .. sebenarnya?

Bersama kita sandingkan kekurangan dan kepalsuan demi kebaikan

Bersama kita luruskan kerumitan akan prasangka buruk yang kelak terabaikan
Bersama kita jinjing bahu yang berat oleh beban demi kebersamaan yang erat
Bersama kita rajut benang benang kedekatan demi pertemuan yang kelak mengakar

Akankah kita bisa?

Selasa, 01 Juli 2008

Story Of The Day





Masih terasa, rasa kelu karena terkejut
Masih terasa, rasa membludag karena takut ..

Masih terasa, kisah sore itu, di tepian jalan menanti angkutan

Masih terbayang sosok hitam mengerikan mengikuti gerakku melangkah


Tak terbersit dalam fikiranku, bila kemungkinan itu datang ..

Serupa manusia hitam, tak bertuan bermaksud jahat

Mengambil seutuhnya milikku yang menggantung di tangan

Padahal aku layaknya penumpang lain yang menanti hendak pulang


Tak tahu, apa yang terjadi, bila sekumpulan buku buku yang terjinjing pun beralih

Tak tahu .. apa yang kurasa, bila pekerjaan yang kutulis hari demi hari pun lenyap

Tak tahu .. apa yang bisa kutangisi untuk membuatnya kembali

Tak tahu .. apa yang bisa kulakukan untuk mengikhlaskan apa yang kumiliki


Terujud syukurku, .. semua masih milikku

Masih dengan kemudahan dan awasku

Masih dengan perlindungan dan rasa amanku


Terujud syukurku, ..

Kumampu menelaah hari .. untuk lebih mapan dalam berdoa

Dalam setiap langkah yang kulalui

Untuk setiap fikiran yang kutempuh jauh


Terimakasih Tuhan ...



Ps ... I hateeee you Mr Copetttt ... !!!

Kamis, 26 Juni 2008

Dan Aku Mengagumi .. mu




Kutuliskan syair puisi ini .. untuk kekasihku yang selalu setia menemani.
Hingga tahun tahun berjalan dan kekuatan cinta tumbuh semakin dewasa dan bijak.


TO: My Sweet Po

Happy Anniversary

Tangan tangan lembutmu, selalu mendekatkanku pada hatimu
Senyum senyum penuh keteduhan, selalu mendekapku pada lindunganmu

Pelukan pelukan yang menghangatkan, selalu menjagaku pada kesetiaanmu

Suara suara hatimu, selalu memperlihatkanku pada kemuliaanmu


Dan aku menemukan dirimu yang terindah
Yang melukis hari hariku dengan cerita akan dunia nan megah

Yang menarikku menjelajahi bahana tak bertuan disana

Yang membebaskanku menggemakan impian impian yang tersembunyi

Yang mengiringiku menapaki jalan berliku, terjal dan curam

Yang menguatkanku menaiki tapak tebing penuh bebatuan

Yang menyeimbangkanku melewati sisi kehidupan yang berbeda

Yang membuatku begitu berarti menuliskan bait demi bait yang bermakna


Dan aku menemukanmu, tak tergantikan

Tak terhapus oleh ribuan pasang mata yang berkelakar

Tak terbuai oleh jutaan cinta yang tertawarkan bagai madu

Tak terlupakan oleh waktu ketika ketikan ketikan tanganku bermain disini
Tak terbersit oleh angan atau sesaat yang melenakan oleh dunia


Hingga setiap kata, kau selalu bermakna

Hingga setiap langkah, kau yang membukakan jalan

Hingga setiap pemikiran, kau selalu mencerminkan

Hingga setiap waktu, kau selalu mengingatku


Indahnya dirimu, karena hatimu
Indahnya dirimu, karena perjuanganmu
Indahnya dirimu, karena perhatianmu

Indahnya dirimu, karena tanggung jawabmu
Indahnya dirimu, karena kerja kerasmu
Indahnya dirimu, karena pengertianmu

Indahnya dirimu, karena kehangatanmu

Indahnya dirimu, karena senyummu

Indahnya dirimu, karena menjagaku

Indahnya dirimu, karena cintamu


Dan aku mengagumi .. mu

Rabu, 25 Juni 2008

Langkah- Langkah Kaki Ku




Langkah langkah kaki ku .. terjerat lelah
Dengan hentakan sinis .. mereka berdegup kencang, seolah memanggil ..
Tak perduli uletnya sarat sarat tulang yang berteriak ...
"Aku ingin lepas"

Langkah langkah kaki ku pun terhenti
Dengan kaku .. mereka berujar, seolah meminta waktu ..
Tak perduli terik begitu mencekam menusuk
"Biarkan aku bernafas"

Langkah langkah kaki ku pun menghela
Dengan kelegaan .. mereka terdiam, seolah menikmati saat-saat yang damai
Tak perduli aliran darah mengalir kencang, mengisi ruang ..
"Dan aku lega"

Langkah langkah kaki pun tertidur
Dengan keleluasaan .. mereka bermimpi, seolah terlena dalam kesejukan
Tak perduli, dimana kini mereka bertumpu ..
"Aku telah pulang"

Adakah Teman Sejati Itu ..?





Adakah teman sejati itu ..
Bertutur kata seada adanya

Bersikap seperti cermin yang mengingatkan

Bersama ketika benar suka dan duka ?


Adakah teman sejati itu ada ?

Bukan karena materi yang bergelimang
Bukan karena pangkat dan nama yang menyanjungkan

Bukan karena kelebihan yang menguntungkan lagi memudahkan

Bukan karena iba yang meluluskan semua permintaan


Yang bertutur bahasa lagi menyenangkan dihati

Yang menutup mata ketika kesalahan demi kejatuhan tersirat menampak

Yang berujar di belakang, tentang kekurangan dan kepahitan

Yang melebihkan sesuatu hingga rahasia pun terungkap


Adakah teman itu ada ..

Lalu kepada siapa sebenarnya kita beriringan ?


Semua sama .. semua dengan keinginan yang sama
Mengambil keuntungan .. diatas kepolosan dan kejujuran yang ditawarkan

Diatas keuntungan keuntungan yang bisa dimanfaatkan


Teman sejati itu tak ada ..

Kecuali diri kita .. dan bersahabatlah dengannya ..

Karena kita yang mengetahui mata bathin ini, walau sejumlah mata mencoba melihat

Karena kita yang sanggup memutuskan dan menjauhi, walau sejumlah hati mencoba meyakinkan

Karena kita yang sanggup melangkah kaki kaki sendiri, walau sejumlah jalan jalan setapak menawarkan pilihannya

Teman sejati itu adalah aku .. untuk diriku

Adakah kamu untuk dirimu ?

Rindu Itu Besar Sekali




Rindu itu besar sekali ..
Tak terbendung oleh besarnya hati
Rumitnya dunia atau luasnya mega
Tak terbendung dalamnya lautan atau jauhnya langit ke tujuh ..
Rindu itu besar sekali ..

Tanganmu tak kan sanggup menggapai
Matamu tak kan sanggup melihat

Kakimu khan lelah mencari
Hatimu .. khan bergejolak menangis

Rindu tak pernah bisa tersurat
Disampaikan oleh kata kata atau buah pena yang manis
Disampaikan oleh pesan indah atau kiriman beruntun yang panjang

Rindu hanya khan membuahkan kesedihan

Bila hatimu tak mampu membendungnya
Bila malam tak mampu melukiskan, ditengah langit yang kosong
Bila kunang kunang gemerlap, tak mengerti tutur bahasamu yang pilu

Tertunduklah .. dengan doa
Dan ucapkan sebait demi sebait namanya
Teguhkan dihatimu yang paling dalam
Dan ia khan terbang laksana merpati .. mengunjungi hatinya
Tak perduli dalam kegelapan atau di kejauhan

Dan rindu pun bertemu dalam mimpi yang indah


** posted 1st in Forum Nusa.4
----



Adakah rindu yang kau takutkan?
Atau buah cinta yang kembali merekah?
Adakah rindu yang kau kalutkan?
Ataukah buah kenangan yang kembali menghadiri?

Tak siapkah dirimu menerima lembaran
cerita ini?
Ketika tawaran manis datang padamu dengan segenap cinta yang besar
Ketika yang kau elu elukan adalah dirinya yang tak mampu berbeda
Ketika yang kau lihat adalah pucuk pucuk keindahan dan kesempurnaan

Tak siapkah dirimu menerima kekurangan lembaran cerita ini?
Ketika tak sejumput impian mempertemukan mu kembali
Ketika kekecewaan menggoreskan luka hati begitu mendalam
Ketika keterpurukan adalah akhir dari semua jawaban

Inilah kisah hidup ..
Aku, kau, dan mereka semua di luar sana
Tak perlu sendiri itu menjembatani cabang cabang fikiranmu
Tak perlu kekalahan itu menguasai rasamu ingin berteriak

Inilah kisah hidup ..
Dan kau berhak merindu ..
Dan kau berhak kembali mencinta .. walau tak memiliki
Dan kau berhak mengenal .. walau tak bersamanya
Dan kau berhak menerimanya .. walau akhirnya tak juga bersanding

Inilah kisah hidup ..
Tentukan apapun yang kau pinta
Tentukan apa jua yang kau pilih
Bebaskan sekelumit derita yang mengurungmu peluh dan penuh
Bebaskan keterbasan yang menghantui hingga mengganggumu

Inilah kisah hidup ..
Hadapi dengan dadamu yang membusung
Hadapi dengan kilas senyummu yang sederhana
Hadapi dengan semangatmu yang cerdas
Hadapi dengan kelembutan mu yang sempurna

Dan kau temukan kembali duniamu ..


Puisi adalah hatimu © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute